Waka Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Kwarnas, Pimpin Upacara Hari Pramuka Kwarda Jateng di Bayumas
AD
Admin TV Pramuka
10 September 2026 • 14:36 WIB
Upacara Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah digelar di GOR Satria Purwokerto, Kamis, 10 September 2026. Upacara dipimpin Wakil Ketua Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Gerakan Pramuka Kwartir Nasional, Mayjen TNI (Purn) Widagdo Hendro Sukoco, yang mewakili Ketua Mabida Kwarda Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Petugas upacara berasal dari Pasukan Tunas Muda Kwarcab Banyumas. Upacara dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, serta para Bupati dan Wali Kota atau perwakilannya selaku Ketua Mabicab dan Ketua Kwarcab dari kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Dalam amanatnya, Widagdo menyampaikan agar Gerakan Pramuka Jawa Tengah terus memperkuat peran dan pengabdian kepada masyarakat. Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi organisasi pendidikan bagi generasi muda, tetapi juga mampu hadir sebagai bagian dari solusi berbagai persoalan masyarakat.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 juga diwarnai pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) yang berlangsung dari 14 titik keberangkatan hingga berakhir di Kwarcab Banyumas. Menurut Widagdo, ETK bukan sekadar perjalanan simbolik, melainkan menggambarkan estafet nilai, semangat, dan pengabdian dari satu generasi kepada generasi berikutnya.
Widagdo juga mendorong Pramuka menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan, seperti pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, kesiapsiagaan bencana, serta berbagai ancaman terhadap generasi muda.
“Pramuka jangan hanya menjadi penonton, Pramuka harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.
Di era digital, Gerakan Pramuka Jawa Tengah juga didorong melakukan transformasi digital dan modernisasi tata kelola organisasi. Pemanfaatan teknologi dinilai penting untuk meningkatkan kecepatan, transparansi, dan kemampuan adaptasi organisasi, dengan tetap memperkuat pendidikan karakter.
“Teknologi adalah alat, namun karakter harus tetap menjadi fondasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Widagdo turut mengapresiasi Kwarcab Banyumas dalam membangun tata kelola organisasi dan sistem pembinaan kepramukaan. Salah satunya melalui sistem pencapaian Pramuka Garuda yang diterapkan secara terukur dengan memperhatikan kualitas, bukan hanya jumlah anggota yang mencapai predikat tersebut.
TAGS:
Daerah