Jamnas XII 2026 Resmi Digelar, 19 Ribu Penggalang Siap Berkreasi dan Berinovasi untuk Swasembada Pangan
AD
Admin TV Pramuka
15 Agustus 2026 • 11:36 WIB
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka resmi menyelenggarakan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 dan dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, bersamaan dengan peringatan Hari Pramuka ke-65.

Jamnas XII 2026 diikuti 19.833 peserta dari 41 kontingen. Peserta terdiri atas utusan 35 Kwartir Daerah dari seluruh Indonesia, Gugus Depan di Perwakilan RI di luar negeri, serta utusan negara sahabat. Warga perkemahan secara keseluruhan mencapai hampir 25.000 orang, termasuk panitia, Pembina Pendamping, Pimpinan Kontingen Daerah dan Cabang, serta unsur pendukung kegiatan.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Komjen Pol. (Purn) Drs. Budi Waseso, undangan dari berbagai kementerian dan lembaga, jajaran pimpinan Kwartir Nasional, Majelis Pembimbing, serta para Ketua Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, dan Kwartir Ranting.
Sebagai pertemuan akbar Pramuka Penggalang yang dilaksanakan setiap lima tahun, Jamnas XII menjadi sarana pendidikan untuk membentuk watak, meningkatkan kemandirian dan keterampilan, serta memperkuat rasa kebangsaan dalam keberagaman. Tahun ini, Jamnas mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”.
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso, menyampaikan bahwa tema tersebut merupakan komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia mengenai swasembada pangan, energi, dan air.
“Swasembada pangan bukan semata persoalan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya. Melalui pendidikan kepramukaan, kami berupaya menumbuhkan budaya produktif, rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kepedulian terhadap lingkungan, pemanfaatan teknologi tepat guna, serta semangat kewirausahaan sejak usia muda,” tegas Kak Budi Waseso.
Menurut Kak Budi Waseso, pendidikan kepramukaan terus berkembang dari pola *learning by doing* menjadi *learning, creating, and solving*, yaitu belajar, mencipta, dan menyelesaikan persoalan nyata. Hal tersebut diterapkan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, perubahan iklim, serta berbagai tantangan sosial.
Seluruh kegiatan Jamnas XII diarahkan pada penguatan nilai kebangsaan, patriotisme, kemandirian, spiritualitas, toleransi, persatuan, keberagaman, dan demokrasi. Kegiatan dirancang dengan pendekatan edukatif, kreatif, rekreatif, produktif, inovatif, kompetitif, dan menantang di alam terbuka dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan keselamatan peserta.
Jamnas XII 2026 diharapkan dapat menjadi ruang pembentukan kader muda penerus kepemimpinan bangsa yang memiliki kepedulian terhadap swasembada pangan serta menjadi bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
TAGS:
Nasional