TV Pramuka
menu
EDUKASI

Aku Mau Jadi Apa?” Mari Persiapkan sejak Penggalang

AD
Admin TV Pramuka
20 Agustus 2026 • 17:02 WIB
Aku Mau Jadi Apa?” Mari Persiapkan sejak Penggalang

Sampaikan Pesan Presiden di Hari Pramuka ke-65, Menpora Erick Tekankan Peran Pilar Pramuka Bentuk Karakter Bangsa
CIBUBUR — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus membacakan amanat Presiden pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke-XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8) sore.

Dalam amanat tersebut, Menpora Erick Thohir menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter dan mental kepemimpinan generasi muda Indonesia. Pramuka dinilai tidak hanya sebagai kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga sebagai bagian penting dari pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.

Presiden menyampaikan tiga karakter kunci yang perlu dimiliki pemuda Indonesia, yaitu patriotik, gigih, dan berempati. Karakter tersebut telah disetujui dalam Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia yang disusun oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Menpora Erick juga menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi menuntut Gerakan Pramuka untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar, seperti disiplin, gotong royong, dan kepedulian sosial.

Untuk mendukung pembentukan karakter generasi muda, pemerintah mendorong sinergi lintas kementerian, khususnya antara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh anggota Pramuka juga diajak untuk menjaga persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sebagai wujud mengisi kemerdekaan sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045.

Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 turut dihadiri Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Komjen Pol. (Purn) Budi Waseso, Sekretaris Jenderal World Organization of the Scout Movement (WOSM) David Berg, serta jajaran pengurus Kwartir Daerah dan Kwartir Cabang seluruh Indonesia.


Permainan Persaudaraan Meriahkan Jambore Nasional XII Tahun 2026
PRAMUKA.ID – Jakarta, 14 Agustus 2026 — Suasana Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 semakin semarak dengan digelarnya Permainan Persaudaraan bagi peserta Jamnas XII pada Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, menjadi salah satu sarana untuk mempererat persaudaraan, membangun kerja sama, sekaligus meningkatkan kekompakan antarpeserta dari berbagai daerah di Indonesia.Dalam kegiatan ini, peserta mengenakan kaos kegiatan atau kaos kontingen serta membawa berbagai perlengkapan yang telah ditentukan, antara lain tali Pramuka, topi kegiatan atau topi kontingen, buku kegiatan, papan nama kontingen cabang, serta perlengkapan pribadi.Permainan Persaudaraan dikemas melalui sejumlah permainan yang menantang dan membutuhkan kerja sama tim.

Setiap permainan dirancang untuk mendorong peserta saling berkomunikasi, bekerja sama, dan menunjukkan semangat kebersamaan. Nilai-nilai persaudaraan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam setiap tantangan yang dihadapi peserta.

Sebelum mengikuti kegiatan, peserta diwajibkan hadir sekurang-kurangnya lima menit sebelum waktu yang telah ditentukan. Peserta juga mengenakan tanda pengenal dan atribut kegiatan.

Melalui Permainan Persaudaraan, Jamnas XII Tahun 2026 tidak hanya menghadirkan kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk membangun pertemanan dan memperkuat semangat persaudaraan sebagai sesama anggota Gerakan Pramuka dari seluruh Indonesia.Kamu bertugas mengubah bahan mentah dari Instagram, Facebook, WhatsApp, website, rilis kegiatan, atau catatan lapangan menjadi **format kirim berita yang umum dan siap dikirim ke TV Pramuka**.

Saya akan memberikan bahan berita setelah prompt ini.

Gunakan hanya informasi yang tersedia. **Jangan mengarang nama, jabatan, lokasi, tanggal, jumlah peserta, kutipan, atau fakta lain yang tidak disebutkan.**

Rapikan bahasa menjadi Bahasa Indonesia yang jurnalistik, natural, singkat, dan mudah dipahami. Hilangkan emoji, hashtag, kalimat promosi, ajakan follow, dan gaya caption media sosial yang tidak diperlukan.

Pastikan unsur penting seperti **apa kegiatannya, siapa yang terlibat, kapan, di mana, tujuan, dan bagaimana kegiatan berlangsung** dimasukkan jika tersedia.

Gunakan format berikut:

**Judul Berita**  
Buat judul singkat, jelas, menarik, dan tidak clickbait.

**Lokasi Kejadian**  
Tuliskan kota/kabupaten/provinsi berdasarkan bahan yang tersedia.

**Tanggal Kejadian**  
Tuliskan tanggal kegiatan atau peristiwa jika tersedia. Jika tidak ada, tulis: “Belum disebutkan dalam sumber.”

**Isi Berita**  
Tulis berita dalam beberapa paragraf.

Paragraf pertama langsung menjelaskan inti kegiatan atau peristiwa.

Paragraf berikutnya menjelaskan peserta atau pihak yang terlibat, rangkaian kegiatan, tujuan, hasil, dan informasi penting lainnya.

Jika terdapat kutipan asli dalam bahan, masukkan secara wajar. Jangan membuat kutipan sendiri.

Tutup berita dengan hasil kegiatan, harapan, tindak lanjut, atau informasi penutup lain jika memang tersedia dalam sumber.

**Sumber Informasi**  
Tuliskan asal bahan, misalnya:
Instagram @namaakun, Facebook, WhatsApp, Siaran Pers, Website, atau sumber lain yang diberikan.

**Keterangan Foto**  
Buat satu caption foto singkat berdasarkan informasi yang tersedia. Jangan menebak identitas orang di dalam foto.

**Nama Pengirim**  
Jika nama pengirim tersedia, tuliskan. Jika tidak ada, tulis: “Belum diisi.”

**Nomor WhatsApp / Kontak Pengirim**  
Jangan dibuat atau ditebak. Jika tidak tersedia, tulis: “Belum diisi.”

**Catatan Data yang Perlu Dilengkapi**  
Sebutkan hanya informasi penting yang belum tersedia dan sebaiknya dilengkapi sebelum berita dikirim. Jika data sudah cukup, tulis:
“Data berita utama sudah cukup.”

Setelah saya mengirim bahan berita, **langsung keluarkan hasil dalam format di atas tanpa penjelasan tambahan.**

Judul Berita
Permainan Persaudaraan Meriahkan Jambore Nasional XII Tahun 2026

Lokasi Kejadian
Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur

Tanggal Kejadian
14 Agustus 2026

Isi Berita
Permainan Persaudaraan menjadi salah satu kegiatan yang memeriahkan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 pada Jumat (14/8/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan ini diikuti peserta Jamnas XII dari berbagai daerah di Indonesia. Permainan Persaudaraan menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, membangun kerja sama, serta meningkatkan kekompakan antarpeserta.

Dalam pelaksanaannya, peserta mengenakan kaos kegiatan atau kaos kontingen dan membawa perlengkapan yang telah ditentukan, antara lain tali Pramuka, topi kegiatan atau kontingen, buku kegiatan, papan nama kontingen cabang, serta perlengkapan pribadi.

Permainan dikemas melalui sejumlah tantangan yang membutuhkan kerja sama tim. Peserta didorong untuk saling berkomunikasi, bekerja sama, dan menunjukkan semangat kebersamaan. Nilai persaudaraan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam setiap permainan.

Peserta diwajibkan hadir sekurang-kurangnya lima menit sebelum waktu yang ditentukan serta mengenakan tanda pengenal dan atribut kegiatan.

Melalui kegiatan tersebut, Jamnas XII Tahun 2026 tidak hanya menghadirkan permainan, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk membangun pertemanan dan memperkuat semangat persaudaraan sebagai sesama anggota Gerakan Pramuka dari seluruh Indonesia.

Sumber Informasi
Website PRAMUKA.ID

Keterangan Foto
Peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 mengikuti Permainan Persaudaraan di Lapangan Utama Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (14/8/2026).

Nama Pengirim
Belum diisi.

Nomor WhatsApp / Kontak Pengirim
Belum diisi.

Catatan Data yang Perlu Dilengkapi
Data berita utama sudah cukup.


PRAMUKA.ID – Jakarta, Kalau biasanya pertanyaan “mau jadi apa kalau sudah besar?” terdengar dari orang tua atau guru, para Pramuka Penggalang di Jamnas XII 2026 punya cara yang lebih seru untuk menemukan jawabannya: datang, lihat, coba, dan kenali berbagai bidang yang ada di Satuan Karya Pramuka! Bertempat di Taman Lalu Lintas, Buperta Cibubur, Jakarta, para peserta mengikuti Pos Teknologi, Seni & Budaya dan Kampung Digital yang berlangsung pada 15–20 Agustus 2026.Di sini, peserta diajak menjelajahi berbagai booth dengan konsep belajar sambil praktik. Ada teknologi, energi terbarukan, dunia digital, seni dan budaya, sampai pengenalan berbagai Satuan Karya Pramuka (Saka).Buat para Penggalang, pengenalan Saka menjadi pengalaman penting. Mereka diperkenalkan sejak dini pada berbagai bidang yang bisa menjadi ruang untuk mengembangkan minat dan keterampilan.

Ada Saka Bahari untuk yang tertarik dengan dunia kebaharian, Saka Dirgantara untuk kedirgantaraan, Saka Bhayangkara untuk keamanan dan ketertiban, Saka Rintisan SAR dibidang pencarian dan pertolongan, hingga Saka Tarunabumi untuk pertanian.

Ada pula Saka Wanabakti di bidang kehutanan, Saka Bakti Husada di bidang kesehatan, Saka Kencana di bidang kependudukan dan keluarga berencana, Saka Wira Kartika di bidang matra darat, Saka Kalpataru di bidang lingkungan, Saka Widya Budaya Bakti di bidang kebudayaan dan pendidikan usia dini, Saka Pariwisata di bidang kepariwisataan, serta Saka Adhyasta Pemilu dibidang pengawasan pemilu.

Banyak pilihan, banyak bidang, dan tentu saja banyak hal baru untuk dicoba.

Pengenalan sejak Penggalang ini diharapkan bisa menjadi bekal awal bagi peserta untuk mulai mengenali apa yang mereka suka, apa yang mereka kuasai, dan bidang apa yang ingin mereka pelajari lebih jauh.

Karena siapa tahu, kegiatan yang hari ini terlihat hanya sebagai “coba-coba”, justru menjadi awal dari keterampilan yang akan mereka bawa di masa depan.

Jamnas XII 2026 bukan cuma tentang pengalaman hari ini. Bisa jadi, di sinilah para Penggalang mulai menemukan arah untuk hari esok.
Kamu bertugas mengubah bahan mentah dari Instagram, Facebook, WhatsApp, website, rilis kegiatan, atau catatan lapangan menjadi **format kirim berita yang umum dan siap dikirim ke TV Pramuka**.

Saya akan memberikan bahan berita setelah prompt ini.

Gunakan hanya informasi yang tersedia. **Jangan mengarang nama, jabatan, lokasi, tanggal, jumlah peserta, kutipan, atau fakta lain yang tidak disebutkan.**

Rapikan bahasa menjadi Bahasa Indonesia yang jurnalistik, natural, singkat, dan mudah dipahami. Hilangkan emoji, hashtag, kalimat promosi, ajakan follow, dan gaya caption media sosial yang tidak diperlukan.

Pastikan unsur penting seperti **apa kegiatannya, siapa yang terlibat, kapan, di mana, tujuan, dan bagaimana kegiatan berlangsung** dimasukkan jika tersedia.

Gunakan format berikut:

**Judul Berita**  
Buat judul singkat, jelas, menarik, dan tidak clickbait.

**Lokasi Kejadian**  
Tuliskan kota/kabupaten/provinsi berdasarkan bahan yang tersedia.

**Tanggal Kejadian**  
Tuliskan tanggal kegiatan atau peristiwa jika tersedia. Jika tidak ada, tulis: “Belum disebutkan dalam sumber.”

**Isi Berita**  
Tulis berita dalam beberapa paragraf.

Paragraf pertama langsung menjelaskan inti kegiatan atau peristiwa.

Paragraf berikutnya menjelaskan peserta atau pihak yang terlibat, rangkaian kegiatan, tujuan, hasil, dan informasi penting lainnya.

Jika terdapat kutipan asli dalam bahan, masukkan secara wajar. Jangan membuat kutipan sendiri.

Tutup berita dengan hasil kegiatan, harapan, tindak lanjut, atau informasi penutup lain jika memang tersedia dalam sumber.

**Sumber Informasi**  
Tuliskan asal bahan, misalnya:
Instagram @namaakun, Facebook, WhatsApp, Siaran Pers, Website, atau sumber lain yang diberikan.

**Keterangan Foto**  
Buat satu caption foto singkat berdasarkan informasi yang tersedia. Jangan menebak identitas orang di dalam foto.

**Nama Pengirim**  
Jika nama pengirim tersedia, tuliskan. Jika tidak ada, tulis: “Belum diisi.”

**Nomor WhatsApp / Kontak Pengirim**  
Jangan dibuat atau ditebak. Jika tidak tersedia, tulis: “Belum diisi.”

**Catatan Data yang Perlu Dilengkapi**  
Sebutkan hanya informasi penting yang belum tersedia dan sebaiknya dilengkapi sebelum berita dikirim. Jika data sudah cukup, tulis:
“Data berita utama sudah cukup.”

Setelah saya mengirim bahan berita, **langsung keluarkan hasil dalam format di atas tanpa penjelasan tambahan.**

Judul Berita
Pramuka Penggalang Kenali Beragam Satuan Karya di Jamnas XII 2026

Lokasi Kejadian
Taman Lalu Lintas, Buperta Cibubur, Jakarta

Tanggal Kejadian
15–20 Agustus 2026

Isi Berita
Pramuka Penggalang peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 mengikuti kegiatan Pos Teknologi, Seni dan Budaya serta Kampung Digital yang berlangsung di Taman Lalu Lintas, Buperta Cibubur, Jakarta, pada 15–20 Agustus 2026.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengenal berbagai bidang melalui konsep belajar sambil praktik. Materi yang diperkenalkan meliputi teknologi, energi terbarukan, dunia digital, seni dan budaya, serta berbagai Satuan Karya Pramuka (Saka).

Pengenalan Saka menjadi salah satu bagian kegiatan bagi para Pramuka Penggalang untuk mengenali berbagai bidang yang dapat menjadi ruang pengembangan minat dan keterampilan. Peserta diperkenalkan dengan Saka Bahari di bidang kebaharian, Saka Dirgantara di bidang kedirgantaraan, Saka Bhayangkara di bidang keamanan dan ketertiban, Saka Rintisan SAR di bidang pencarian dan pertolongan, serta Saka Tarunabumi di bidang pertanian.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Saka Wanabakti di bidang kehutanan, Saka Bakti Husada di bidang kesehatan, Saka Kencana di bidang kependudukan dan keluarga berencana, Saka Wira Kartika di bidang matra darat, Saka Kalpataru di bidang lingkungan, Saka Widya Budaya Bakti di bidang kebudayaan dan pendidikan usia dini, Saka Pariwisata di bidang kepariwisataan, serta Saka Adhyasta Pemilu di bidang pengawasan pemilu.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mulai mengenali minat, kemampuan, dan bidang yang ingin dipelajari lebih lanjut. Pengenalan berbagai bidang tersebut menjadi pengalaman awal bagi Pramuka Penggalang dalam mengembangkan keterampilan dan menentukan arah pembelajaran di masa mendatang.
TAGS: Edukasi